DOKUMEN TERBARU
Edukasi Kesehatan Mei 2022
Senin, 27 Juni 2022 17:28 WIB
Struktur Website
Senin, 27 Juni 2022 12:07 WIB
Sosialisasi DIGIBIKES
Minggu, 12 Juni 2022 08:40 WIB

Artikel YKKBI

Gangguan Berkemih pada Lansia

Gangguan berkemih banyak dialami lansia. Hal ini terjadi seiring bertambahnya usia dan terjadinya perubahan fungsi dan struktur sistem berkemih pada tubuh. Proses berkemih sendiri merupakan sebuah koordinasi yang kompleks antara saluran kemih bagian bawah, kognitif, fisik, motivasi dan lingkungan. "Lansia umumnya mengalami gangguan berkemih seperti beser dan mengompol". Gangguan berkemih terjadi ketika buang air kecil yang tidak bisa dikendalikan. Gangguan berkemih ini sering terjadi pada usia lanjut dimana perempuan lebih sering mengalami gangguan tersebut dibandingkan laki-laki. "Banyak lansia yang malu atau merasa tabu untuk menceritakan masalah ini, atau menganggap gangguan berkemih itu sebagai hal yang wajar sehingga tidak perlu diobati,"

Apa saja gejala gangguan berkemih?

  • Tidak bisa menahan bekemih
  • Sering berkemih, Keinginan mendadak untuk berkemih yang tidak bisa ditahan, Mengompol sebelum sampai ke toilet
  • Berkemih pada malam hari
  • Berkemih sedikit/tidak bisa berkemih, Pancaran urin yang lemah, Kesulitan untuk mulai berkemih, Aliran urin yang terputus-putus, Mengejan saat berkemih, rin menetes-netes pada fase akhir berkemih
  • Rasa nyeri atau terbakar saat BAK;
  • Nyeri perut bagian bawah;
  • Mengompol saat batuk, bersin, atau beraktivitas fisik;

Apabila dibiarkan berlarut-larut, gangguan ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti:

  • Tiba-tiba tidak bisa BAK (retensi urin);
  • Urosepsis (kondisi infeksi yang mengancam jiwa);
  • Batu di kandung kemih;
  • Kerusakan kandung kemih;
  • Sumbatan saluran kencing;
  • Penurunan fungsi ginjal; dan
  • Iritasi kulit dan dermatitis.

Ada beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan gangguan berkemih.

Pria

  • Pembesaran kelenjar prostat (benign prostate hypertrophy/BPH)
  • Penyempitan saluran uretra
  • Kandung kemih yang terlalu aktif (overactive bladder/OAB)
  • Penyebab lainnya: diabetes mellitus (DM), infeksi saluran kemih (ISK), batu kandung kemih, kanker prostat, kanker kandung kemih, kelainan neurologis, konstipasi, dan depresi

Wanita

  • obesitas,
  • paritas (jumlah kelahiran anak), cara persalinan,
  • menopause,
  • riwayat keluarga dengan gangguan BAK,
  • merokok,
  • mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol,
  • memiliki sakit DM, stroke, konstipasi, depresi,
  • riwayat operasi pengangkatan rahim atau radiasi.

Untuk pengobatan gangguan berkemih, beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Pengobatan suportif.
    Memperbaiki kondisi lingkungan untuk mencegah timbulnya gangguan berkemih, juga memberikan pakaian dan pads untuk mengatasi gangguan berkemih.
  2. Modifikasi gaya hidup dengan menghindari konsumsi minumal beralkohol, kafein (kopi, teh), soda, makanan pedas atau asam, dan rokok, Menurunkan berat badan , Menghindari konstipasi dengan cara meningkatkan asupan serat
  3. Intervensi perilaku, Memberikan berbagai pelatihan untuk mengatasi gangguan berkemih seperti
    • latihan otot dasar panggul,
    • latihan kandung kemih,
    • penjadwalan berkemih dan
    • latihan kebiasaan.
  4. Jika pengobatan suportif dan intervensi perilaku tidak mengurangi gangguan berkemih, maka dapat diberikan obat-obatan. "Obat-obatan ini harus disesuaikan dengan kondisi pasien,"
  5. Dapat juga dilakukan operasi dan pemasangan kateter.

Pengobatan gangguang berkemih sifatnya cukup individual. "Berbeda pada setiap orang. Penilaian gangguan berkemih juga sebaiknya dilakukan oleh sebuah tim, sehingga bisa diketahui apa penyebab dan bagaimana penanganannya,"

Call Center
icon-map Emergency

Di Luar Jam Kerja

icon-map Reimbursement

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Call Center AdMedika
icon-map Pendaftaran Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Pendaftaran MCU Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Pendaftaran Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Emergency Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat