DOKUMEN TERBARU
Edukasi Kesehatan Mei 2022
Senin, 27 Juni 2022 17:28 WIB
Struktur Website
Senin, 27 Juni 2022 12:07 WIB
Sosialisasi DIGIBIKES
Minggu, 12 Juni 2022 08:40 WIB

Artikel YKKBI

Peran Keluarga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lansia

Lansia seiring pertambahan umur, membuat mereka semakin rentan dan membutuhkan bantuan dari lingkungan sekitarnya. Keluarga memegang perang penting dalam mendamping dan membantu lansia memenuhi kebutuhannya sehari hari atau untuk melaksanakan aktivitas. Karena itu keluarga dapat melaksanakan perannya secara maksimal bagi menjamin terpenuhinya kebutuhan dan kesejahteraan lansia. terdapat beberapa peran yang dapat dilakukan oleh anggota keluarga guna meningkatkan kesejahteraan lansia.

  1. Membantu lansia untuk mengelola atau mempersiapkan kebutuhan makanan, transportasi, komunikasi dan keuangan.
    Sebagian besar lansia karena keterbatasan mobilitas, sehingga membutuhkan bantuan orang lain guna memenuhi kebutuhannya terutama untuk mempersiapkan dan mengola makanan. Keluarga perlu menyediakan waktu dan bahan agar kebutuhan lansia terkait makanan dan diet yan sesuai dapat terpenuhi. Lansia bisa dibantu untuk memasak atau menyiapkan makanan. Bagi lansia yang masih bisa memasak, namun terkendala mobilitas untuk ke Pasar, dapat dibantu berbelanja bahan makanan. Intinya keluarga harus hadir guna memastikan bahwa lansia tersebut dapat terpenuhi kebutuhannya akan makanan. Jika lansia masih bisa memasak sendiri dan memang menyukai memasak maka keluarga cukup menyiapkan bahan dan mendampingi lansia saat mengolah makanan.
    Terkait transportasi lansia yang aktif kadang harus menggunakan transportasi untuk menghadiri atau melaksanakan aktvitas di luar rumah seperti memeriksakan kesehatan, mengikuti program day care, berbelanja, menghadiri senior club dll. Pastikan bahwa transportasi yang digunakan oleh lansia adalah aman dan nyaman. Pilihan transportasi bagi lansia, dapat berupa kendaraan yang dikemudi sendiri oleh lansia, kendaraan antar jemput, kendaraan sewa atau langganan, kendaraan dari rumah sakit, atau bahkan kendaraan umum. Apapun pilihannya pastikan bahwa kendaraan tersebut aman, jika diperlukan lakukan pendampingan selama lansia menggunakan kendaraan atau dipantau melalui alat komunikasi guna memastikan lansia tiba di tempat tujuan dan tidak tersesat dan kembali ke rumah dengan selamat.
    Pengelolaan keuangan lansia adalah sangat penting dan perlu bantuan keluarga guna memastikan keuangan lansia aman. Aspek keuangan yang kadang lansia membutuhkan bantuan seperti mengantri di bank untuk menerima pensiunan, mengelola keuangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari lansia, baik itu untuk belanja makanan, obat-obatan atau alat alat kesehatan. Kadang juga karena faktor kemunduran secara kognitif dan penglihatan lansia perlu bantuan untuk membayar tagihan, menarik uang melalui bank atau ATM dan lain-lain. Guna pemanfaatan keuangan secara efektif keluarga juga dapat membantu lansia mengakses layanan layanan khusus lansia yang memberikan potongan harga atau bahkan layanan gratis. Oleh karena itu keluarga dapat membantu lansia untuk membuat perencanaan keuangan yang sifatnya bulan (kebutuhan makan, berobat, sosial, dll). keluarga juga dapat membantu lansia untuk mengamankan asset, harta dan kepemilikannya.
  2. Memeriksakan kesehatan lansia secara teratur.
    Kesehatan bagi lansia adalah faktor yang sangat penting, apalagi jika lansia telah memiliki satu riwayat penyakit yang sifatnya kronis. Keluarga harus memiliki kontak dengan tenaga medis serta melakukan pemeriksaan secara reguler atau sesuai saran dokter. Guna memenuhi kebutuhan lansia dalam bidang kesehatan, keluarga dapat memanfaatkan layanan yang disedikan oleh asuransi kesehatan dimana lansia tersebut menjadi nasabah. Atau memanfaatkan layanan pemerintah yang bersifat gratis. Bagi memastikan lansia tersebut terkontrol kesehatannya, keluarga harus punya jadwal kunjungan ke tenaga kesehatan, atau mengingatkan lansia hal – hal terkait pemeriksaan kesehatan.
  3. Membantu atau mengingatkan lansia untuk beribadah.
    Keluarga perlu mendorong lansia untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya. Selain itu, keluarga juga wajib membantu dan mengingatkan lansia untuk melaksanakan ibadah. Jika lansia dekat dengan Sang pencipta maka lansia tersebut akan lebih tenang dan damai bahkan dalam kondisi kritis sekalipun. Karena kedekatan seseorang dengan Tuhan dapat mengurangi tingkat kecemasan, kesepian atau depresi. Lansia dapat dibantu untuk menemukan kebermaknaan hidup dengan cara rutin melaksanakan ibadah baik di rumah ataupun di tempat ibadah. Kelebihan melaksanakan ibadah ditempat ibadah, memberikan peluang bagi lansia untuk bersosialisasi, membangun pertemanan dan menciptkan kontak dan percakpan sosial yang membuat lansia lebih bahagia.
  4. Tidak Memandang lansia sebagai beban.
    Keluarga tidak boleh memandang lansia sebagai beban sekalipun lansia berada pada kondisi ketergantungan total, karena sakit, disabilitas, atau bahkan dimensia. Keluarga harus melihat lansia sebagai anugerah titipan dari Tuhan yang harus selalu diperlakukan secara terhormat. Keluarga harus senantiasa mengembangkan raya syukur karena dapat merawat lansia.
  5. Mencegah dan mengurangi resiko kecelakaan pada lansia.
    Anggota keluarga dapat membantu lansia dari resiko kecelakaan baik itu kecelakaan di luar rumah dan terutama kecelakaan di dalam rumah. Anda dapat mencegah lansia agar tidak terjatuh dengan menyingkirkan sumber bahaya di rumah. Pindahkan meja kecil, rak, atau tanaman dari tempat yang sering mereka lewati. Rapikan semua kotak, tumpukan koran, serta kabel yang menghalangi jalan. Perbaiki lantai dan karpet yang rusak atau mencuat. Singkirkan karpet yang tidak diperlukan. Simpan tumpukan pakaian, makanan, perabot makan, dan peralatan lain yang sering digunakan dalam tempat yang mudah diraih. Bersihkan semua tumpahan air, minyak, serta remah makanan.
    Buatlah lingkungan tempat tinggal lansia semakin aman dengan memasang peralatan yang dibutuhkan. Pegangan tangan pada kedua sisi tangga. Dudukan toilet khusus dengan penyangga lengan. Pegangan di sekitar pancuran air atau bak mandi. Alas antilicin di bawah pancuran air dan lantai kamar mandi yang sering dipijak. Tempat duduk khusus di kamar mandi agar lansia bisa mandi sambil duduk. Pastikan tempat tinggal lansia memiliki pencahayaan cukup dengan memasangkan lampu di kamar tidur, kamar mandi, serta lorong rumah. Tombol lampu juga harus bisa dicapai dengan mudah. Siapkan pula lampu senter untuk keadaan darurat.
    Peran serta Anda sebagai anggota keluarga sangat penting dalam hal ini. Menciptakan rumah dan menjadi sigap dapat membantu mencegah lansia terjatuh dan menghindarkannya dari risiko lain yang lebih fatal.
  6. Mempertahankan kehangatan dalam keluarga.
    Kehangatan keluarga sangat penting bagi lansia. jika di dalam keluarga sering terjadi konflik atau pertengkaran hal ini sangat tidak Nyaman bagi lansia. sekalipun konflik tersebut tidak ditujukan kepada lansia. Anggota keluarga harus memahami bahwa lansia kadang sangat sensitive, sehingga kita harus bersikap bijaksana baik dari perkataan maupun dari perbuatan. menyampaikan kata kata harus sopan sekalipun itu dengan anak sendiri. Jangan memarahi atau membentak anak didepan lansia, karena hal tersebut bisa sangat melukai perasaan lansia. sebaliknya kondisi keluarga yang hangat dan harmonis akan sangat membantu lansia menikmati hari harinya.
  7. Mintalah nasehat dan petuah dari lansia.
    Salah satu cara untuk menunjukkan sikap hormat pada lansia adalah dengan meminta nasehat dan petuahnya. Jalan ini menempatkan lansia pada posisi terhormat dan bertabat. Dengan meminta nasehat pada lansia, ini menunjukkan bahwa kita percaya bahwa lansia sarat dengan pengalaman hidup, sehingga mereka bisa memberikan pandangan dan nasehat terkait hal-hal yang akan kita lakukan. Lansia jika dimintai nasehat akan sangat senang dan merasa sangat berguna.
  8. Menfasilitasi lansia untuk menekuni hobi.
    Hobi adalah Aktivitas yang membuat kita merasa berenergi, fokus, mengalir, penuh makna, gembira, tidak tertekan dan saat melakukannya waktu seakan berhenti.

    Mengapa hobi/olah raga penting bagi lansia ?
    a. Hobi dapat menurunkan level stres. Hobi dapat memberikan kesempatan untuk rileks.
    b. Hobi berupa aktivitas fisik membantu lansia tetap bugar, membakar kalori dan meningkatkan imunitas.
    c. Selain memberikan manfaat secara fisik, Hobi juga membantu mengalihkan/menurunkan kecemasan.
    d. Hobi terbukti menangkal efek penuaan mental karena dapat melatih dan menstimulasi otak.
    e. Hobi dapat mengembangkan keterampilan baru, menjalin pertemanan serta membangun jejaring sosial yang lebih kuat.

    Lantas sebagai anggota keluarga, bagaimana cara yang bisa dilakukan dalam rangka menfasilitas lansia menekuni hobinya ?
    a. Ingatkan masa kecilnya, kira kira dulu apa kesukaanya?
    b. Apa yang membuat dia merasa ceria?
    c. Kegiatan apa yang rasanya ingin dia lakukan sepanjang waktu ?
    d. Tidak harus perisis sama saat muda tapi dapat menjadi langkah awal untuk memulai.
    e. Mungkin ada hubungannya dengan pekerjaan mungkin juga tidak. Hobi seharusnya membuat lansia bahagia.
    f. Focus on Fun: Ingat hobbi itu bukan seberapa baik, tapi seberapa lansia menikmatinya.
    g. Bukan untuk menguasainya, tapi enjoy it.
    h. Hindari bersikap kritis terhadap diri sendiri, karena manfaat hobi paling kuat ketika dilakukan hanya untuk kesenangan.

    Terdapat beberapa kegiatan yang dapat dilakukan oleh lansia terkait hobi, yakni :
    a. Olah raga.
    b. Seni dan Budaya.
    c. Kerajinan dan Kewirausahaan
    d. Kegiatan Sosial, Volunteer dan Keagamaan.
    e. Aktivitas yang Merangsang kognitif.
    f. Berkebun.
    g. Intstrumental Activitie of Daily Living (Membersihkan rumah, Memasak, berbelanja, mencuci, dll)
Call Center
icon-map Emergency

Di Luar Jam Kerja

icon-map Reimbursement

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Call Center AdMedika
icon-map Pendaftaran Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Pendaftaran MCU Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Pendaftaran Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat

icon-map Emergency Klinik

Jam 07:15 - 16.15 WIB

Senin - Jumat